MAKALAH ENGLISH LEADERSHIP TRAINING : MANAJEMEN

Makalah
manajemen
Di ajukan sebagai salah satu tugas terstruktur pada mata kuliah “English Leadership Training Management”
Dosen
(Abdul Mu’in)







Di susun oleh
1.          Lailatul Rohmatika      (112301049)
2.          Huldromi                     (112301051)
3.          Husnul Khotimah        (112301352)

TBI A/4

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI “Sultan Maulana Hasanuddin” Banten  2013


A.    Teori dan Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli
·         Frederick W. Taylor
Frederick W. Taylor (1856-1915) dikenal sebagai “Bapak manajemen Ilmiah” menyatakan bahwa manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisis dan pemecahan masalah dalam organisasi. Taylor menerapkan cara-cara ilmu pengetahuan dalam memecahkan masalah di perusahaan. Dari hasil penelitian dan analisanya ditetapkan beberapa prinsip yang menggantikan prinsip lama yaitu prinsip coba-coba atau yang lebih dikenal dengan sebutan trial and error. Manajemen ini merupakan usaha untuk meningkatkan produktifitas para buruh. Dia berpendapat bahwa pemborosan sering terjadi dalam kegiatan produksi karena para pekerja banyak membuang waktu yang tidak sedikit akibat kinerja yang tidak efesien. Taylor juga merupakan seorang manajer dan penasihat perusahaan.
Fungsi manajemen yang diusung oleh Frederick W. Taylor adalah sebagai berikut
1.                  Perkembangan manajemen ilmiah yang sebenarnya, sehingga misalnya metoda yang terbaik untuk melakukan setiap pekerjaan dapat ditentukan.
2.                  Pemilihan yang ilmiah terhadap pekerja, sehingga setiap pekerja dapat diberi tanggungjawab atas tugas yang paling cocok baginya.
3.                  Pendidikan dan pengembangan ilmiah untuk para pekerja.
4.                  Kerjasama yang erat dan bersahabat di antara manajemen dan pekerja.

Secara singkat fungsi manajemen menurut Taylor dapat di simpulkan sebagai Penganalisaan, pengobservasian,dan percobaan-percobaan.

·         Henry Fayol
            Henri Fayol dikenal dengan teori manajemen klasiknya.  Manajemen klasik timbul dari kebutuhan akan pedoman untuk mengelola organisasi yang kompleks, misalnya sebuah pabrik. Manajemen itu tidak dilahirkan, tetapi dapat diajarkan, asalkan prinsip-prinsip mendasari dan teori umum manajemen dapat diterapkan

Fungsi manajemen menurut Henry Fayol antara lain:
Planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), commanding (penggerakan), coordinating (mengkoordinasi) dan controlling (pengawasan)

·         Koonts dan O’donnel
Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
Fiungsi manaajemen menurut tokoh ini adalah
Organizing (pengorganisasian), Staffing (penyusunan kepegawaian), Directing (pengarahan), Planning (perencanaan), Controlling (pengawasan).

·         Robbin
menurut Robbin istilah manajemen mengacu pada proses mengkoordinasi dan mengintregasi kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain. perjuangan utama dari manajemen adalah untuk menghasilakan efisiensi tingkat tinggi dan efektifitas tingkat tinggi pula

fungsi manajemen menurut Robbin
planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), leading (pembimbingan), controlling (pengawasan)
.


B.     Perbedaan dan Persamaan teori tersebut
Persamaan diantara teori yang dikemukakan oleh para ahli diatas terdapat dalam sisi fungsi atau tujuan dari manajemen sendiri yaitu merupakan cara yang sistematik untuk mengerjakan suatu pekerjaan atau tugas tertentu. Perusahaan yang berhasil baik tidak dapat dipisahkan dengan perusahaan yang mempunyai manajemen yang baik. Jadi jelas bahwa teori-teori diatas dari sisi tujuan punya kesamaan antara satu dan yang lain yaitu untuk terbentuknya suatu system manajemen yang bisa memajukan tingkat keberhasilan suatu perusahaan, lembaga, maupun organisasi. Dan fungsi manajemen yang mendasar dan hampir sama disetiap teori adalah adanya fungsi organizing, planning, dan controlling, hal tersebut menunjukan bahwa yang menjadi dasar dari manajemen adalah harus ada pengorganisasian, perencanaan, dan pengkontrolan.
Beberapa pendapat diatas juga memberikan pandangan kepada kita bahwa, terdapat fungsi yang berbeda dari para ahli. Perbedaan pendapat ini karena :
1.            Adanya pencampuradukan antara fungsi, proses dan kegiatan pekerjaan.
2.            Deskripsi fungsi – fungsi sangat subjektif
3.            Tidak ada kesamaan terminologi menyangkut konsep yang sama
4.            Kompleksnya kegiatan perusahaan maupun perkembangan dunia bisnis serta adanya organsasi yang berbeda – beda.

Jika dijabarkan satu persatu bahwa taylor lebih terfokus pada peningkatan hasil produksi dengan menyaring pegawai dengan cara yang ilmiah sehingga efisiensi waktu dan kuantitas produksi bisa meningkat drastis. Henri Fayol lebih mendekatkan fungsi manajemennya kepada pembentukan mental manajerial sehingga tercapainya suatu sistem manajemen yang efisien. Jadi didalam teorinya fayol menambahkan fungsi commanding dan coordinating dengan maksud menunjukan pentingnya pembentukan kemampuan manajerial. Koonts dan O’dannel hampir sama dengan teori Fayol, hanya saja di teori ini lebih menitik beratkan pada kemampuan tenaga kerja sehingga terdapat fungsi yang disebut staffing dan directing dengan tujuan tercapainya tenaga kerja yang mumpuni untuk kemajuan perusahaan dan tentunya dengan kemampuan manajerial yang bagus pula. Robbin dalam teorinya lebih fokus terhadap efisiensi dan efektifitas pekerja sehingga dalam fungsi manajemennya disisipkan fungsi leading dengan tujuan agar bisa tercapainya efisiensi dan efektifitas pekerjaan melalui bimbingan yang diberikan.




















Daftar pustaka
James A.F Stoner, Manajemen Jilid 1. 1996J. akarta, Prenhalindo,
Ensiklopedi Nasional Indonesia Vol. 16. 1990. Jakarta: PT Cerah Pustakatama
Handoko, T Hani. 1993. Manajemen II. Yogyakarta : BPFE


Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH METODOLOGI PENELITIAN : PENELITIAN EKSPERIMENTAL